in

Masjid Raya Sumbar, Masjid Unik Mirip Rumah Gadang

Masjid Raya Sumatera Barat
Masjid Raya Sumatera Barat. Source from img @masjidraya_sumbar

Setiap daerah memiliki masjid khasnya masing-masing. Tidak terkecuali Sumatera Barat. Di Sumatera Barat, di Kota Padang, berdiri Masjid Raya Sumatera Barat. Masjid ini sangat unik karena mirip rumah gadang—arsitektur khas lokal setempat.

Masjid Raya Sumatera Barat ini memiliki bentuk bangunan yang berbeda dengan masjid umumnya. Tidak menggunakan kubah. Sebagai gantinya, bangunan atapnya dibuat segi empat dengan masing-masing sudutnya meruncing. Bentuknya membuat masjid ini mencolok dan terlihat sangat indah.

Masjid Raya Sumatera Barat ini terletak di kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Berada di keramaian dan pusat kota membuat masjid ini sangat mudah sekali dijangkau. Jika kamu berkunjung ke Padang, kamu tak boleh melewatkan untuk datang ke masjid kebanggaan warga Sumbar ini.

Keindahan Masjid Raya Sumatera Barat ini juga tampak dari hiasan orname khas Minangkabau di tiap dinding juga kaligrafi. Ruang utama masjid pun dibuat tanpa tiang penyangga. Terdapat tiga lantai di masjid ini sehingga bisa menampung cukup banyak jamaah. Luas masjid ini mencapai 4.440 meter persegi.

Sejarah

Proses pembangunan Masjid Raya Sumatera Barat berlangsung lama. Gagasannya dimulai sejak tahun 2005, dan baru melakukan peletakan batu pertama pada 2007.

Namun, karena anggaran yang terbatas, pembangunan Masjid Raya Sumatera Barat berjalan lambat. Pembangunannya baru dianggap tuntas pada 4 Januari 2019. Total anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunannya cukup fantastis, yakni Rp325-330 miliar.

Dalam memilih desain masjid, awalnya pemerintah setempat melakukan sayembara, mengundang berbagai kalangan untuk berpartisipasi. Berbagai desain arsitektur diajukan, dan dipilihlah arsitek Rizal Muslimin dari Urbane sebagai pemenang.

Kelebihan dari masjid Raya Sumatera Barat adalah desainnya yang dibuat tahan gempa. Bangunannya pun dibuat tinggi untuk menghindari kerusakan andaikata terjadi tsunami.

BACA JUGA  Hotel Bintang Lima ala Kastil Eropa, Hotel G.H Universal Bandung

Arsitektur unik masjid ini sering disebut mirip dengan rumah gadang—gaya bangunan khas Minangkabau. Namun, ternyata tidak begitu. Menurut Gamawan Fauzi, yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Barat, bangunan masjid ini melambangkan cerita yang pernah terjadi di zaman Rasulullah masih belia.

Diceritakan, batu Hajar Aswad hendak dipindahkan. Suku-suku di Mekah berseteru siapa yang paling berhak memindahkan batu mulia tersebut. Lantas, Rasulullah Saw—yang saat ini digelari Al-Amin—diundang untuk memberikan solusi atas perseteruan tersebut.

Rasulullah mengusulkan pemindahan batu tersebut dilakukan bersama-sama. Yakni, menggunakan kain di mana di masing-masing ujungnya setiap perwakilan suku bisa memegangnya. Lalu Rasulullah-lah yang mengangkat batu tersebut untuk lalu menyimpannya di tengah kain.

Para suku yang hadir sepakat. Maka kisah tersebut tidak hanya melambangkan kebijaksanaan Rasulullah Saw, tapi juga persatuan dan gotong royong.

Di bagian atap Masjid Raya Sumatera Barat terlihat seperti kain sepi empat yang meruncing ke atas. Melambangkan seperti kain yang diangkat para pemuka suku di Mekah saat itu. Di ruang utama, tepatnya di bagian mihrab, desainnya dibuat seperti batu Hajar Aswad, dengan berbagai hiasan Asmaul-Husna berwarna emas.

Pilihan aktivitas

Jika kamu berkunjung ke Masjid Raya Sumatera Barat, kamu bisa menunaikan ibadah shalat, sekaligus mengagumi keindahan masjid ini. Masjid ini pernah mememangkan penghargaan arsitektur masjid dunia lho.

Setelah beribadah, kamu bisa mengabadikan momen bersama keluarga dengan berpotret dengan masjid sebagai latar belakang. Spot berfoto tidak hanya ada di bagian dalam masjid, tapi juga di bagian plaza di luar.

Area plaza Masjid Raya Sumatera Barat sangat luas dan asri. Kamu bisa menjelajah kemegahan dan keindahan masjid sambil berjalan kaki. Ditemani angin sepoi saat cuaca sedang teduh.

BACA JUGA  Mengenal Hewan Hewan yang Berada di Kebun Binatang Kasang Kulim

Setelah puas berwisata di dalam dan sekitar masjid, kamu juga bisa menjajal alternatif wisata lainnya di Kota Padang. Salah satunya adalah wisata kuliner. Kamu bisa menyantap berbagai kuliner khas setempat seperti rendang, karak kaliang, keripik balado, dll.

Khas kuliner padang adalah rasanya yang pedas dengan cita rasa yang sangat terasa di mulut. Ada berbagai toko oleh-oleh di mana kamu bisa membawanya sebagai bekal di kampung halaman.

Untuk memudahkan perjalanan jalan-jalanmu, gunakan hotelmurah.com. Dengan hotelmurah.com, kamu bisa memesan kamar hotel sesuai dengan budgetmu. Kamu juga bisa memesan tiket pesawat, tiket kereta, dan fitur memudahkan lainnya.

Written by Dee

Leave a Reply

Bayt Al-Quran Al-Akbar

Bayt Al-Quran Al-Akbar Palembang, Melihat Al-Quran Terbesar di Dunia

Masjid 99 Kubah Makassar

Masjid 99 Kubah, Wajah Baru Kota Makassar