Aceh adalah daerah istimewa dalam sejarah Islam di Indonesia. Kerajaan Islam pertama di Nusantara, Samudera Pasai, berdiri di Aceh. Keistimewaan lainnya adalah berdirinya Masjid Baiturrahman. Masjid ini menjadi saksi sejarah Islam di daerah berjuluk Bumi Serambi Mekah.
Masjid Baiturrahman terletak di Jl. Moh. Jam No. 1, Kp. Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Nangroe Aceh Darussalam.
Masjid Baiturrahman begitu spesial karena ia menjadi peninggalan Kerajaan Aceh yang menjadi simbol agama, budaya, dan perjuangan masyarakat Aceh.
Dalam sejarahnya, Masjid Baiturrahman tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tapi juga menjadi markas pertahanan dalam masa perlawanan terhadap penjajah. Masjid ini juga menjadi saksi kejayaan Kerajaan Aceh.
Masjid Baiturrahman terus bertahan menghadapi berbagai hantaman. Di masa penjajahan, Belanda pernah membakar masjid ini. Pada tahun 2004, Masjid Baiturrahman ini bertahan diterjang tsunami. Di masa sulit pasca tsunami, masjid ini menjadi tempat para korban yang bertahan untuk tinggal dan bernaung.
Kini, Masjid Baiturrahman terus berbenah. Keindahannya semakin memukau, dan terus menarik pengunjung untuk melihat masjid bersejarah ini.
Kini, terdapat area pelataran luas beralaskan marmer putih. Taman rumput hijau—yang mulanya mendominasi pelataran—dipertahankan di titik di dekat kolam di bagian tengah. Berbagai bunga cantik tumbuh di antara rumput.
Masih di bagian pelataran, dibangun 12 payung raksasa. Masing-masing enam di bagian utara, dan enam lagi di bagian selatan. Pemasangan ini berlangsung pada Novemver 2016. Masing-masing payung memiliki nilai fantastis, yakni Rp10 miliar per unit.
Payung khas yang mirip dengan payung khas masjid di Madinah ini juga bisa dibuka-tutup secara elektrik. Saking canggihnya, proses buka-tutup ini berlangsung tanpa suara. Kain di payung juga tahan terhadap sinar ultraviolet dari matahari.
Awal pendirian
Masjid Baiturrahman pertama kali dibangun pada zaman pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1675-1678 M). Menurut catatan lain, masjid ini dibangun pada waktu yang lebih jauh lagi, yakni pada pemerintahan Sultan Alaidin Mahmudsyah pada 1292.
Saat berdiri, Masjid Baiturrahman digunakan juga sebagai sarana menimba ilmu. Di masa lampau, Aceh adalah salah satu titik penting dalam perdagangan dan perjalanan internasional. Banyak warga lintas bangsa yang datang di sini.
Pada momen-momen tertentu, seperti maulid Nabi Muhammad Saw, masjid Baiturrahman menjadi tempat kegiatan keagamaan Masjid ini sering penuh pada momen penting seperti di waktu Idul Fitri, Idul Adha, dsb.
Masjid Baiturrahman juga menjadi tempat bagi para pejuang dalam merumuskan strategi melawan penjajah.
Lalu pada satu waktu, masjid ini terbakar habis karena agresi Belanda. Pembakaran oleh penjajah itu menyulut kemarahan dan perang. Empat tahun setelahnya, Gubernur Jenderal Van Lansnerge menawarkan bantuan untuk membangun kembali Masjid Baiturrahman.
Maka mulailah dibangun masjid tersebut dengan arsitek yang memberi gaya Mughal khas Asia Selatan dan Asia Tengah. Ini terlihat dari bentuk kubah masjid yang bulat besar yang mirip bawang, adanya menara ramping di sisinya, dan gerbang berkubah besar dan hiasan halus.
Tak heran gaya arsitektur macam ini juga bisa terlihat di Taj Mahal, India. Yang telah lama menjadi salah satu keajaiban dunia.
Awalnya, kubah di Masjid Baiturrahman hanya satu. Lalu kemudian bertambah pada masa pembangunan berikutnya. Kini, masjid memilih tujuh kubah dan empat menara.
Pilhan aktivitas
Di Masjid Baiturrahman, kamu bisa menikmati syahdunya beribadah. Menunaikan salat atau membaca Al-Quran.
Setelah itu, kamu bisa menjajal setiap jengkal Masjid Baiturrahman dengan berjalan kaki. Masjid ini cukup luas. Bangunan utama memiliki luas 4.000 meter persegi dan bisa menampung 13 ribu jamaah.
Ada cukup banyak spot bila kamu berniat mengabadikan momen. Di dalam maupun di bagian pelataran pun sama memukaunya. Salah satu momen yang dicari adalah saat payung elektrik raksasa terbuka.
Disarankan untuk datang di saat cerah karena paduan antara langit biru terang dan bentuk Masjid Baiturrahman yang putih, dapat memberikan kesan estetik yang mengesankan.
Nah, jika berkunjung ke Aceh, jangan lupa mampir ke masjid indah ini. Juga gunakan hotelmurah.com untuk memesan kamar penginapan, tiket pesawat, dan juga tiket kereta.


