in

Keraton Kasepuhan, Situs Bersejarah Berusia Ratusan Tahun

Keraton Kasepuhan Cirebon
Keraton Kasepuhan Cirebon. Source img from instagram @keraton_kasepuhancirebon

Buatmu penyuka sejarah, tak lengkap rasanya datang ke Cirebon tanpa lebih dulu mengunjungi beberapa situs bersejarah. Salah satu yang bisa kamu kunjungi adalah Keraton Kasepuhan Cirebon. Keraton ini sudah berusia ratusan tahun.

Keraton Kasepuhan pertama kali didirikan oleh Syekh Syarif Hidayatullah pada 1529 M, atau 1451 tahun Saka oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II. Ia bergelar Panembahan Pakungwati I (cicit dari Sunan Gunung Jati).

Sebelum dikenal sebagai Keraton Kasepuhan, namanya adalah Keraton Pakungwati. Nama mengikuti salah satu tokoh di keraton tersebut. Sebenarnya ada dua keraton yang ada di Cirebon. Satu lagi adalah Keraton Kanoman.

Dua keraton ini terjadi setelah Kesultanan Cirebon pecah pada 1969. Kesultanan Kanoman dipimpin oleh Pangeran Kartawijaya dengan bergelar Sultan Anom I, sementara Kesultanan Kasepuhan dipimpin Pangeran Martawijaya yang bergelar Sultan Sepuh I.

Daya tarik dari Keraton Kasepuhan adalah acara rutinnya seperti kirab budaya atau pawai budaya. Acara ini diikuti oleh beberapa kabupaten/kota di sekitar Cirebon yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningn, serta Kabupaten Indramayu.

Jika kamu datang di acara ini, kamu bisa melihat penampilan atau atraksi budaya yang disajikan masing-masing daerah. Selain kirab budaya, ada juga acara lainnya seperti festival topeng nusantara, festival keraton nusantara, grebeg syawal dan sebagainya.

Dalam pawai Festival Topeng Nusantara, ratusan para penari topeng dari berbagai daerah datang dan menunjukkan atraksinya masing-masing. Pengunjung yang menyaksikan festival dan pawai budaya ini amat beragam. Ada yang bahkan datang dari luar negeri.

Acara-acara ini digelar sebagai usaha melestarikan budaya tradisional yang makin lama makin terlupakan. Jejak peninggalan itu perlu kita rawat, dan dengan menghadiri acara-acara tersebut, maka kamu akan menjadi salah satu perawat tradisi.

BACA JUGA  Situ Sedong, Danau Indah dengan Latar Gunung Ciremai

Di Keraton Kasepuhan, kamu bisa memenukan pameran barang-barang peninggalanan sejarah dari Kesultanan Cirebon di masa lalu. Di dalam museum terdapat pusaka-pusaka yang jumlahnya mencapai 2.000 unit. Beberapa barang bersejarah ini dirawat dengan baik, juga dengan penanganan khusus agar tahan lama.

Barang-barang lainnya seperti meriam, senjata lokal, tusuk konde, perhiasan pengantin, ukiran kayu, dan gamelan sekaten. Beberapa barang peninggalan dari tokoh agama yang terkenal seperti Sunan Gunung Jati, dan Sunan Kalijaga juga ada di Keraton Kasepuhan Cirebon.

Alat musik yang paling terkenal adalah gamelan buatan tahun 1748, peninggalan Sultan Sepuh IV yang dinamai Gamelan Si Ketuyung. Ada juga barang peninggalan perang seperti baju zirah Portugis. Baju besi ini beratnya mencapai 4 kg, dan terpajang apik di sebuah etalase museum.

Ada peninggalan yang berusia jauh lebih tua lagi, yakni ukiran kayu pada tahun 1582. Ukiran ini karya Panembahan Girilaya, menggambarkan Dewa Ganesha sedang menaiki seekor gajah. Di atas kepala Ganesha, terdapat motif mega mendung yang tak lain merupakan ciri khas Keraton Kasepuhan dan Cirebon.

Akses

Rute menuju ke Keraton Kasepuhan Cirebon sangat mudah. Lokasinya ada di Jalan Kasepuhan No.43, Kasepuhan, Lemahwungku, Cirebon Jawa Barat. Dari Stasiun Cirebon Prujakan, jaraknya hanya 3 km. Dari Terminal Harjamukti hanya 4 km, dan Bandar Udara Cakrabuwana 14 km.

Lokasi Keraton Kasepuhan ada di Jalan Kasepuhan No.43, Kasepuhan, Lemahwungku, Cirebon Jawa Barat.

Setelah turun dari tempat tersebut, kamu bisa melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum. Namun lebih mudah lagi bila kamu membawa kendaraan sendiri. Area parkir tersedia cukup luas.

Pilihan lain mencapainya adalah menggunakan transportasi tradisional. Dari Terminal Harjamukti, kamu bisa naik becak dengan waktu tempuh 20 menit. Sementara dari Stasiun Kejaksan hanya 30 menit ke arah selatan.

BACA JUGA  Bukit Gronggong, Pesona Alam Romantis dari Ketinggian

Keraton Kasepuhan Cirebon memiliki sejumlah fasilitas pendukung seperti toilet, tempat pementasan, sanggar tari, dll. Tak jarang terdapat kunjungan dari beberapa sekolah dalam rangka kunjungan pendidikan.

Setelah datang ke Keraton Kasepuhan Cirebon, kamu mungkin berminat datang ke Keraton Kanoman. Keduanya sama-sama memiliki nilai sejarah yang bakal memperluas wawasan.

Untuk memudahkan perjalanan wisatamu, gunakan hotelmurah.com. Dengan hotelmurah.com, kamu bisa memesan kamar hotel dengan berbagai variasi harga sesuai dengan budget-mu. ada juga fitur untuk membeli tiket kereta dan pesawat. Semuanya bisa kamu lakukan dalam satu aplikasi.

Written by Dee

Leave a Reply

Talaga Langit

Talaga Langit, Destinasi Wisata Keluarga Teranyar di Cirebon

Wisata Cirebon

11 Tempat Wisata Terbaik di Cirebon dan Sekitarnya