in , ,

Kenali Standar Protokol Kesehatan Covid Oleh Maskapai Garuda Indonesia

protokol covid pesawat

5 Tips Berwisata Saat PandemiSejak akhir tahun 2019 lalu, dunia digegerkan dengan kemunculan wabah virus corona atau covid-19. Wabah yang awalnya hanya terjadi di kota Wuhan Tiongkok, menyebar keseluruh dunia sehingga berubah menjadi pandemi. Semua sektor kehidupan melambat kemudian perlahan lahan menurun, termasuk sektor penerbangan. Semua penerbangan domestik dan internasional dinyatakan ditutup untuk umum.

Begitu juga dengan Indonesia, kasus pandemi mulai terjadi sekitar awal tahun 2020. Selama masa PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar hanya orang tertentu yang boleh melakukan perjalanan menggunakan pesawat. Memasuki era New Normal bandara kembali dibuka dan beberapa maskapai diperbolehkan beroperasi dengan ketentuan yang disebut sebagai standar protokol kesehatan covid-19.

Hingga hari ini, standar protokol kesehatan ini mengalamai beberapa kali perubahan. Demi terciptanya aturan penerbangan yang aman dari virus corona. Masing-masing maskapai penerbangan menjalankan protokol tersebut berdasarkan aturan yang tertuang dalam surat edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 dan surat edaran mentri kesehatan.

Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan terbesar menjadi pioneer dalam melaksanankan protokol kesehatan ini. Jika kamu berencana menggunakan maskapai Garuda dalam perjalanan wisatamu kali ini, informasi berikut ini mungkin bermanfaat bagimu.

Siapa sajakah yang diperbolehkan naik pesawat Garuda?

Umumnya penumpang yang boleh naik pesawat Garuda adalah yang tidak terjangkit virus corona. Dan ada beberapa aturan khusus yang wajib dipenuhi.. Untuk penerbangan internasional, penumpang yang keluar dari Indonesia harus mematuhi aturan pada website pemerintah, otoritas dan kedutaan negara tujuan. Setiap negara memiliki aturan kedatangan yang berbeda beda. Seperti Singapura yang melarang penerbangan transit melalui bandara Changi.

BACA JUGA  5 Tips Berwisata Saat Pandemi

Untuk penerbangan domestik, setiap penumpang wajib membawa surat kesehatan bebas covid berupa hasil tes rapid atau pcr/swab. Atau wajib membawa hasil tes pcr/swab. Tergantung kota tujuannya. Seperti kota Jayapura, Sorong dan Nabire yang mewajibkan penumpang membawa hasil tes negatif pcr/swab. Selain tiga kota tersebut diperbolehkan membawa hasil tes negatif rapid.

Baca artikel lain : 5 Tips Berwisata Saat Pandemi

Dokumen apa sajakah yang harus disiapkan?

Dokumen khusus yang perlu di bawa adalah hasil tes negatif covid berupa dokumen asli dan fotocopy. Selain itu penumpang perlu mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik (E-HAC) yang hanya bisa dilakukan secara online melalui website https://inahac.kemkes.go.id atau mengunduh apps nya di android play store atau apple app store. Kedua dokumen ini beserta e-ktp diserahkan kepada petugas di counter check-in.

Untuk penumpang yang berasal dari daerah yang tidak memiliki fasilitas tes covid 19 diperbolehkan membawa surat keterangan bebas influenza yang bisa didapatkan dari rumah sakit atau puskesmas setempat.

Hasil tes negativ covid harus dipersiapkan maksimal 14 hari sebelum tanggal keberangkatan. Sedangkan E-HAC harus diisi sesaaat sebelum keberangkatan atau kedatangan. Tepatnya sebelum penumpang melalui titik pemeriksaan dokumen. Khusus untuk penerbangan internasional yang masuk ke Indonesia melalui bandara Jakarta, Surabaya dan Denpasar masa berlaku tes negatif covid-19 adalah 7 hari sejak diterbitkan.

Alat Pelindung Diri (APD) apa sajakah yang wajib dibawa setiap penumpang?

APD berupa masker wajib di bawa masing-masing penumpang karena Garuda tidak menyediakan masker. Garuda menghimbau setiap penumpang untuk membawa alat kebersihan sendiri. Juga diwajibkan bagi untuk selalu menggunakan masker selama berada di bandara dan pesawat.

Apakah yang dilakukan Garuda dalam antisipasi penyebaran covid-19?

Sebelumnya Garuda sudah memiliki SOP Cleaning dalam rangka menjaga kebersihan area pesawat. Normalnya cairan disinfektan sebagai cairan strerilisasi kuman dan virus disemprotkan terbatas pada area lavatory kabin pesawat saja. Cleaning ini dilakukan setiap kali pesawat mendarat. Dengan menjalankan Standar protokol kesehatan Covid, sterilisasi juga dilakukan pada area seat, overhead compartmen dan galley.

BACA JUGA  Trik Mudik Murah Dengan Tiket Pesawat Garuda

Selanjutnya awak kabin diwajibkan menggunakan masker dan sarung tangan selama bertugas. Sebelum bertugas awak kabin dipastikan sudah melakukan pemeriksaan kesehata. Physical distancing juga diterapkan dengan memberikan jarak antara satu penumpang dengan penumpang lainnya.

Apakah yang berbeda dalam perjalanan menggunakan Garuda kali ini?

Penerbangan di masa pandemi ini, Garuda semakin ketat dalam melakukan tindakan preventif penyebaran virus corona, meliputi :

  • Menggunakan alat makan sekali pakai
  • Meniadakan layanan book your meal dan menyesuaikan ketersedian special meal untuk penerbangan internasional
  • Meniadakan penyediaan makanan untuk penerbangan domestik
  • Meniadakan sementara penyediaan permen, welcome drink, galley snack, table cloth dan menu card di pesawat
  • Meniadakan sementara koran, bantal dan membatasi penyediaan selimut
  • Mengganti head rest cover setelah penerbangan
  • Meniadakan sementara loose amenities pada penerbangan bussiness class Singapura dan Kuala Lumpur

Kamu sudah siap melakukan perjalanan wisata dengan maskapai Garuda Indonesia? Booking tiketnya di www.hotelmurah.com/tiketpesawat sekarang juga ya

Written by Faozan Ahmed

Comments

Leave a Reply

Loading…

0
cek online tagihan listrik

Cek Online Tagihan Listrik Pascabayar dan Prabayar PLN

air terjun kinarum

Pesona Keindahan Alam Tabalong Untuk Pilihan Destinasi Wisata