in ,

Kemegahan Istana Siak Sri Indrapura

Istana Siak Sri Indrapura
Istana Siak Sri Indrapura. Source : Instagram @batiqahotelcirebon

Provinsi riau yang kaya akan pariwisata di dalamnya dari danau yang sangat indah dan sejuk kemudian air terjun yang memiliki air yang sangat jernih yang cocok di kunjungi bersama keluarga, selain pariwisata alam yang ada di riau riau juga memiliki banyak juga sejarah sejarah peninggalan peningalan kerajaan zaman dahulu seperti candi candi yang sudah ada pada masa hindu budha yang sampai sekarang masih ramai di datangi karena memang istana siak sri indrapura itu banyak sekali sejarah yang bisa kita ambil dari sana. banyak sekali kunjungan yang dari kota kota lain yang berkunjung ke provinsi riau untuk berpariwisata ataupun melihat sejarah sejarah yang ada di riau.

Jika kalian ingin berkunjung ke istana siak sri indrapura kalian bias mengunakan mobil atau kendaran pribadi lain atau jika kalian ingin mengujungi memakai kendaran umum juga sudah banyak yang bisa mengantarkan kalian ke istana siak sri indrapura.

Istana siak sri indrapura berada di jalan sultan syarif kasim, kabupaten siak. Riau perjalanan menuju istana siak sri indrapura kalian bisa menghabiskan waktu selama 2 jam kurang lebih dari pusat kota atau ibukota riau yaitu pekan baru selama perjalan kalian para wisatawan tidak akan jenuh selama di perjalan kalian akan disajikan pemandangan pemandangan yang sangat indah dan sangat sejuk.

Istana siak sri indrapura adalah istana yang berada di provinsi riau ibu kota. Istana siak sri indrapura juga adalah kediaman resmi sultan siak yang memiliki luas  32.000 meter. Istana ini juga sudah ada sejak dahulu sejak tahun 1723. Bentuk bangunan istana siak sri indrapura juga sangat unik, istana siak sri indrapura memiliki 2 lantai yang bercorak melayu arab, dan eropa arsitektur yang sangat unik ini yang mengundang para wisatawan tertarik untuk mengunjungi istana siak sri indrapura ini. selain karena arsitekturnya yang sangat unik istana siak sri indrapura juga memiliki sejarah sejarah yang bagus untuk kita pelajari cocok sekali untuk kita yang pelajar mengisi waktu kosong selama liburan.

BACA JUGA  Liburan ke Kota Baubau yang Lebih Berharga Dari Sekedar Aspal

Lihat juga : Mengenal Lebih Banyak Sejarah di Museum Sang Nila

Kerajaan Siak Sri Indrapura didirikan pada tahun 1723 M oleh Raja Kecik yang bergelar Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah putera Raja Johor (Sultan Mahmud Syah) dengan istrinya Encik Pong, dengan pusat kerajaan berada di Buantan. Konon nama Siak berasal dari nama sejenis tumbuh-tumbuhan yaitu siak-siak yang banyak terdapat di situ.

Sebelum kerajaan Siak berdiri, daerah Siak berada dibawah kekuasaan Johor. Yang memerintah dan mengawasi daerah ini adalah raja yang ditunjuk dan diangkat oleh Sultan Johor. Namun hampir 100 tahun daerah ini tidak ada yang memerintah. Daerah ini diawasi oleh Syahbandar yang ditunjuk untuk memungut cukai hasil hutan dan hasil laut.

Pada masa Sultan ke-11 yaitu Sultan Assayaidis Syarief Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin yang memerintah pada tahun 1889-1908, dibangunlah istana yang megah terletak di kota Siak dan istana ini diberi nama Istana Asseraiyah Hasyimiah yang dibangun pada tahun 1889.

Pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim ini Siak mengalami kemajuan terutama dibidang ekonomi. Dan masa itu pula beliau berkesempatan melawat ke Eropa yaitu Jerman dan Belanda.

Setelah wafat, beliau digantikan oleh putranya yang masih kecil dan sedang bersekolah di Batavia yaitu Tengku Sulung Syarif Kasim dan baru pada tahun 1915 beliau ditabalkan sebagai Sultan Siak ke-12 dengan gelar Assayaidis Syarif Kasim Abdul Jalil Syaifuddin dan terakhir terkenal dengan nama Sultan Syarif Kasim Tsani (Sultan Syarif Kasim II).

Bersamaan dengan diproklamirkannya Kemerdekaan Republik Indonesia, beliau pun mengibarkan bendera merah putih di Istana Siak dan tak lama kemudian beliau berangkat ke Jawa menemui Bung Karno dan menyatakan bergabung dengan Republik Indonesia sambil menyerahkan Mahkota Kerajaan serta uang sebesar Sepuluh Ribu Gulden.

BACA JUGA  Destinasi Wisata di Parigi Moutong Sang Mutiara Khatulistiwa

Lihat juga : Ini dia 11 Tempat Wisata di Riau yang Paling Ramai

Dan sejak itu beliau meninggalkan Siak dan bermukim di Jakarta.Baru pada tahun 1960 kembali ke Siak dan mangkat di Rumbai pada tahun 1968.

Fasilitas yang ada di istana siak sri indrapura juga sudah sangat memadai untuk kita para pengunjung yang sedang berwisata ke istana siak sri indrapura. Toilet umum yang sangat nyaman dan bersih dan cukup lumayan banyak jadi jika para pengunjung ingin buang air tidak perlu khawatir untuk mengatri panjang.

Dan mushola yang sudah tersedia disana juga sangat memudahkan untuk para pengunjung yang beragama muslim. Dan warung warung kecil juga sudah cukup banyak jadi jika pengunjung yang ingin membeli makanan ringan lebih mudah.

Dan jika kalian mempunyai rencana untuk mennginap di provinsi riau kalian bisa mengunjungi web kami www.hotelmurah.com

Written by Dee

Comments

Leave a Reply

Loading…

0
Kebun Binatang Kasang Kulim

Mengenal Hewan Hewan yang Berada di Kebun Binatang Kasang Kulim

Danau Raja

Menikmati Sejuknya Danau Raja