Ini dia Makanan Khas Pekanbaru yang Wajib kamu Coba


Setiap daerah memiliki makanan khas daerahnya, salah satunya Pekanbaru. Daerah yang merupakan Ibu Kota Riau ini menawarkan beragam kuliner enak yang wajib kamu coba. Apabila akhir pekan ini kamu mempunyai rencana berkunjung ke kota ini, kamu perli mencicipi makanan khas baru yang bisa didapatkan di restoran-restoran sekitar tempat penginapan kamu atau biasanya juga tersedia di hotel bintang 5 Pekanbaru.

Gulai ikan patin. Meskipun di Jakarta kamu sering menemukan jenis makanan ini kamu tetap harus mencoba warisan kuliner yang sangat fenomenal dan spesial di Pekanbaru. Namanya, gulai ikan patin. Kuliner ini  mempunyai citarasa yang sungguh nikmat dari kuah yang berwarna kuning pekat. Dimana bahan bumbu dasarnya dari rempah-rempah asli daerah sana dan bunga kecombrang yang berfungsi sebagai penyedap rasa. Bukan hanya itu, potongan besar ikan patin juga menggugah selera untuk menu makan siang kamu. Apalagi jika kamu makan ditemani nasi hangat dan lauk pelengkap lainnya. Kamu bisa menemukan menu ini dengan mudah di restoran hotel bintang 5 Pekanbaru atau warung-warung makan yang tersebar di area tempat kamu menginap.

Sop tunjang. Sup tunjang atau sup tulang bisa disantap saat cuaca musim hujan seperti sekarang ini. Menikmati sup kuah dan nasi putih yang hangat tentu akan sangat nikmat untuk mengisi perut yang lagi lapar. Tulang kaki sapi yang masih berbalut daging ini direndam di kuah bening dengan tambahan pelengkap sayuran, seperti irisan wortel, kentang, tomat, dan daun bawang. Aneka rasanya pun kuat dengan tambahan rempah-rempah, diantaranya kayu manis, cengkeh dan jahe. Kenikmatan hakiki dari pecinta kuliner sop tunjang adalah menyedot sumsung langsung dari tulangnya dengan menggunakan sedotan. Nikmat, kan?

Asam pedas ikan baung. Jika kamu tidak berkunjung ke Ppekanbaru atau restoran yang menyediakan menu khas Pekanbaru, mungkin kamu tidak akan mengenal menu ini. Asam pedas ikan baung merupakan makanan yang lahir berdasarkan pengaruh yang dibawa oleh orang melayu di Sumatera. Dengan bahan dasar ikan laut yang dipadu dengan rempah tradisional ini memiliki cita rasa asam dari penggunaan asam kandis atau air asam jawa sebagai rendaman bumbu-bumbu dan ikan. Ikan baung sendiri berbentuk mirip dengan lele, bertekstur lembut, dan tanpa duri.    

Bolu kemojo. Kue khas Pekanbaru ini dipopulerkan oleh ibu Dinawati pada tahun 1998. Awalnya, bolu kemojo hanya dihidangkan untuk bersantai, namun seiring penjualan yang meningkat, kini bolu ini dijadikan hidangan acara-acara penting, seperti pernikahan atau kamu yang sedang merencakanan acara di hotel bintang 5 Pekanbaru bisa menjadikan bolu ini menjadisantapan penutup para tamu. Kue ini juga sangat cocok untuk kamu bawa pulang karena bolu ini mampu bertahan lama.