in

Lawang Sewu, Ikon Wisata Sejarah Semarang

Lawang Sewu
Lawang Sewu. Sourch img from instagram @/imam_mahdi_i

Siapa yang tak kenal Lawang Sewu? Kalau berkunjung ke Kota Semarang, Lawang Sewu adalah destinasi yang tidak boleh kamu lewatkan. Bangunan peninggalan Belanda ini menyimpan sejarah dan misteri yang membuat banyak orang tertarik. Lawang Sewu adalah ikon wisata sejarah di kota Semarang.

Pertama kali dibangun pada tahun 1904, Lawang Sewu masih menyimpan keindahan arsitektur khas Belanda zaman kolonial. Cirinya adalah elemen lengkung dan sederhana yang dominan. Ciri lainnya adalah jumlah jendela yang banyak. Mungkin karena itulah bangunan kuno ini dinamakan Lawang Sewu, yang artinya “Seribu Pintu”. Meskipun begitu, jumlah jendela/pintu di bangunan tersebut hanya berjumlah 342 buah.

Keindahan Lawang Sewu masih terjaga hingga sekarang. Makanya ia jadi destinasi yang tepat untukmu yang ingin belajar sejarah sekaligus ingin memburu foto gedung-gedung klasik. Kamu bisa menjelajahi gedung yang dibangun di atas tanah 18.232 m2 ini untuk mencari spot foto terbaik.

Salah satu spot terfavorit adalah di bagian depan gedung, di mana dua menara dan gerbang besar gedung tampak jelas. Hingga saat ini, kemegahan Lawang Sewu masih terlihat. Spot lainnya adalah di bagian dalam, misalnya di koridor atau di beberapa bagian lain. Tak heran banyak orang memilih Lawang Sewu sebagai tempat foto pre-wedding.

Kamu tak perlu khawatir karena Lawang Sewu buka setiap hari, dengan jadwal buka di hari biasa dan akhir pekan. Tarif tiketnya pun sangat terjangkau.

Museum Kereta Api

Sejak dulu, Semarang lekat dengan kereta api. Sejumlah peninggalan sejarah kereta api tersimpan dan dipamerkan di Lawang Sewu. Di sana kamu bisa menemukan koleksi Alkmaar, mesin Edmonson, mesin hitung, mesin tik, replika lokomotif uap, surat berhrga dan lain-lain.

Tak hanya itu, beberapa catatan tentang pemugaran gedung, dan perpindahan kuasa gedung tersebut dari zaman kolonial Belanda dan Jepang hingga saat ini, tersedia. Kamu bisa mendapat informasi lengkap tentang pentingnya kereta api dalam lintasan sejarah Indonesia. Terdapat pula perpustakaan yang berisikan buku-buku tentang kereta api.

Menurut catatan, Lawang Sewu dirancang oleh Prof. Jakob F. Klinkhamer dan B.J. Ouendag, dua arsitek asal Amsterdam. Desain bangunannya dibuat menyerupai huruf L serta memiliki banyak jendela dan pintu yang berfungsi sebagai sirkulasi udara. Tak heran kalau bangunan ini sejuk meskipun berukuran besar.

Di Lawang Sewu juga ada kaca patri pabrikan yang menggambarkan cerita kemakmuran dan keindahan Jawa, juga kekuasaan Belanda atas Semarang dan Batavia. Keduanya adalah kota-kota maritim yang oleh Belanda dibangunkan rute kereta api.

Bangunan utamanya selesai pada 1907 sementara dua bangunan tambahan pada 1916 dan selesai pada 1918. Salah satu yang paling mencolok dari Lawang Sewu adalah dua menara besar di bagian depan yang memiliki kubah kecil yang dilapisi tembaga dengan hiasan perunggu.

Saat pertama kali dibangun, Lawang Sewu menjadi Kantor Pusat perusahaan kereta api swasta Belanda. Namanya Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij atau biasa disingkat NISM. Lalu pada 1942-1945, tentara Jepang mengambil alih dan mengubah namanya menjadi Kantor Riyuku Sokyoku atau Jawatan Transportasi Jepang.

Setelahnya, gedung terus beralih pengguna sampai kembali ke tangan republik.

Akses

Untuk tiba di Lawang Sewu, dari Bandara Ahmad Yani, kamu bisa naik BRT (Bus Rapid Transit) di koridor IV arah Stasiun Tawang. Setelahnya kamu bisa berhenti di halte Pasar Bulu, lalu melanjutkan perjalanan naik angkot oranye jurusan Karang Atuh dan turun persis di depan gedung.

Jika ingin lebih praktis, kamu bisa naik taksi atau ojek motor daring. Lokasi Lawang Sewu terletak di Bundaran Tugu Muda, Jalan Pemuda, Semarang Tengah, Sekayu, Kota Semarang. Tidak jauh dari balai kota.

Untukmu yang ingin menginap di Semarang, tersedia pilihan hotel yang beragam.

Sebagai gedung besar bersejarah, Lawang Sewu memiliki fasilitas standar yang memadai seperti toilet, smoking area, mushola, ruang laktasi, pojok kuliner, dan ruang P3K.

Nah, buatmu yang sudah tak sabar berkunjung ke Lawang Sewu, kamu bisa gunakan hotelmurah.com untuk memudahkan rencana jalan-jalanmu. Di hotelmurah.com, kamu bisa mencari penginapan dengan berbagai tarif, kamu juga bisa memesan tiket pesawat atau kereta api. Nikmati juga berbagai promo menariknya.

Selamat berwisata!

Written by Dee

Leave a Reply

Kepulauan Seribu

Sebelas dari Seribu, Pesona Gugusan Pulau Kepulauan Seribu

Museum Ranggawarsita

Museum Ranggawarsita, Jendela Sejarah Lintas Zaman