in

Stasiun Cikudapateuh Memiliki Sejarah Yang Panjang

Stasiun Cikudapateuh adalah stasiun kelas kecil di Bandung namun memiliki sejarah yang cukup panjang. Stasiun ini hanya melayani kereta lokal seperti Lokal Bandung, Lokal Cibatuan, dan Garut Cibatuan.

Stasiun Cikudapateuh Memiliki Sejarah Yang Panjang

  • Sejarah Stasiun Cikudapateuh

Stasiun kecil ini berada dalam operasional KAI Commuter. Stasiun ini beralamatkan di Jalan Kembang Sepatu Samoja, Batununggal, Bandung.

Stasiun ini berada di ketinggian 691m di atas permukaan laut. Stasiun dengan kode CTH dan numerik 1432 ini terlihat mirip halte. Namun, karena memiliki ruang PPKA dan kendali sinyal, stasiun ini tidak bisa dikategorikan sebagai halte.

Selain itu, stasiun ini juga memiliki dua jalur dan dua peron. Fasilitas tersebut cukup memadai untuk melayani tiga kereta lokal yang melintas yaitu Garut Cibatuan, Lokal Cibatuan, dan Lokal Bandung Raya.

Sejarah stasiun Cikudapateuh ini bermula sejak tahun 1897 di masa penjajahan Belanda. Seseorang menggagaskan agar didirikan halte atau stoopplaats baru untuk mengangkut pribumi di daerah ini.

Pasalnya, stasiun Kiaracondong di masa itu dinilai kurang efektif sebagai titik angkut penumpang. Sehingga ditambah stasiun ini dan mulai beroperasi pada tahun 1900an. Ramainya aktivitas dagang di daerah ini membuat stasiun ini cukup ramai disinggahi penumpang. Terutama sejak tahun 1924 ketika jalur Bandung-Ciwidey diresmikan.

Banyak penumpang tersambung melalui jalur ini menuju Pasar Kosambi. Salah satu stasiun yang berperan mengangkut penumpang yakni stasiun Cikudapateuh. Tidak hanya aktif berperan dalam segi perekonomian, stasiun ini juga menjadi titik penting untuk kekuatan militer. Sebab, di daerah ini dibangun gudang-gudang amunisi.

Ditambah lagi penggilingan tepung dan pusat obat di daerah tersebut. Stasiun ini semakin ramai dengan lalu lalang kepentingan pribumi maupun pihak Belanda.

Pada tahun 1926, di stasiun ini dicanangkan untuk pembangunan gudang kereta api. Pemicunya adalah perpindahan kantor pusat jawatan kereta api dari Batavia ke Bandung.

Di tahun 1928, gudang tersebut rampung dibangun dan difungsikan sebagai gudang kereta besar. Stasiun ini terus aktif melayani kereta-kereta lokal. Hingga akhirnya di tahun 1999, stasiun ini mulai menggunakan persinyalan elektrik.

  • Fasilitas dan Teknis

Stasiun ini cukup strategis karena diapit Stasiun Bandung dan Kiaracondong. Stasiun ini memiliki dua jalur yakni satu jalur sepur lurus Kiaracondong dan satu jalur sepur lurus Bandung.

Stasiun ini memiliki dua peron. Satu peron sisi dan satu peron pulau yang lebih rendah. Fasilitas yang tersedia di stasiun ini di antaranya adalah pemesanan langsung di loket, ruang tunggu, pusat informasi, musala, toilet, dan isi daya baterai.

Informasi Kereta Pelintas Stasiun Cikudapateuh

  • Lokal Bandung Raya

Kereta ini berada di bawah operasional KAI Commuter. Kereta ini menghubungkan rute Cicalengka-Purwakarta dan Padalarang-Cicalengka. Keberangkatan paling pagi kereta ini dari Cikudapateuh menuju Padalarang yaitu pada pukul 05.44 dan keberangkatan terakhir pukul 20.59.

Sementara keberangkatan ke arah Cicalengka paling pagi pukul 06.11 dan keberangkatan terakhir pukul 22.18. Harga tiket dibanderol sebesar Rp5.000. Tiket dapat dipesan melalui loket stasiun minimal dua jam sebelum keberangkatan. Bisa juga melalui aplikasi KAI Access.

  • Lokal Cibatuan dan Garut Cibatuan

Kereta lokal Cibatuan menghubungkan rute Cibatu-Padalarang. Sementara Garut Cibatuan adalah kereta perpanjangan rute kereta lokal tersebut yakni untuk Garut-Purwakarta. Sejak tahun 2022, kereta ekonomi ini dikelola oleh KAI Commuter.

Keberangkatan kereta ini ke arah Purwakarta dari Cikudapateuh dimulai pada pukul 07.46. Sementara keberangkatan menuju Cibatu pada pukul 15.31. Tarif kereta ini dipatok mulai Rp6.000-Rp15.000 tergantung jarak tempuh perjalanan. Tiket dapat dibeli di loket minimal 3 jam sebelum keberangkatan, atau dipesan melalui aplikasi KAI Access.

Written by Faozan Ahmed

Leave a Reply

Stasiun Ceper Memiliki Nilai Sejarah Yang Tinggi

coklat dubai

Cokelat Dubai: Kelezatan Mewah dari Jantung Timur Tengah