in

Stasiun Ceper Memiliki Nilai Sejarah Yang Tinggi

Stasiun Ceper adalah stasiun yang termasuk dalam Heritage KAI. Artinya, stasiun ini memiliki nilai sejarah di dunia kereta api Indonesia. Mari kita lihat perjalanan stasiun ini dari awalnya.

Stasiun Ceper Memiliki Nilai Sejarah Yang Tinggi

  • Sejarah

stasiun ceper
stasiun ceper

Stasiun ini termasuk dalam operasional KAI DAOP VI Yogyakarta. Stasiun yang terletak di Ceper, Klaten, Jateng ini sudah berdiri sejak tahun 1871. Stasiun ini terletak 133m di atas permukaan laut. Klasifikasi untuk stasiun ini yaitu termasuk dalam stasiun kelas II.

Sejarah Stasiun Ceper yakni bangunannya didirikan oleh NIS, sebuah perusahaan kereta api di masa penjajahan Belanda. Tidak heran jika nama stasiun ini dulunya adalah Station Tjepper NIS.

Pada masa itu, stasiun ini dibangun dalam rangka memenuhi kebutuhan mobilitas hasil usaha dan dagang. Beberapa di antaranya industri logam dan pabrik gula yang ada di sekitar situ.

Pemerintah saat itu kemudian meminta untuk menambah armada untuk mengangkut penumpang. Sejak saat itu, stasiun ini ramai sebagai titik transportasi kereta. Belum lagi dengan didirikannya pasar di dekat stasiun, pengunjung stasiun makin ramai dan beragam dengan keperluannya masing-masing.

Stasiun ini mengalami tiga kali renovasi. Dua kali di masa penjajahan, dan satu kali setelah masa kemerdekaan. Tepatnya setelah agresi militer. Stasiun direnovasi untuk memperbaiki kerusakan karena efek samping kejadian tersebut.

Stasiun terus beroperasi hingga tahun 1970an, kendaraan roda empat mulai ramai dan digemari. Daya kunjung di stasiun pun menurun cukup drastis sejak diresmikannya Lin Yogyakarta yang melayani Solo-Jogja. Stasiun ini dibuka untuk melayani penumpang setempat. Tepatnya pada 1 Maret 2021.

Awalnya, stasiun masih sepi pengunjung karena pandemi Covid19.  Seiring berjalannya waktu, stasiun ini mulai ramai karena transportasi KRL semakin digemari.

Pasalnya, KRL menawarkan moda transportasi yang nyaman, terjangkau, dan hemat tenaga. Durasi perjalanan pun dinilai cepat jika dibandingkan harus mengendarai kendaraan pribadi.

Stasiun ini melayani kereta Lin Yogyakarta dengan rute Solo Balapan-Yogyakarta dan Palur-Yogyakarta. Stasiun ini juga melayani kereta angkutan pupuk dari dan menuju Cilacap.

  • Fasilitas dan Teknis

Sejak diwacanakan menjadi titik perhentian KRL, stasiun ini sudah siap dilengkapi sistem persinyalan elektrik sejak 2019. Sistem tersebut merupakan pengganti dari sistem persinyalan mekanik yang sebelumnya digunakan stasiun ini.

Menjadi bagian dari Heritage KAI, nilai sejarah bangunan stasiun ini terletak pada overkapping, peron sebelah dalam, dan ruang PPKA. Bagian-bagian tersebut adalah peninggalan Belanda.

Stasiun ini memiliki lima jalur kereta. Jalur 2 dan 3 untuk sepur lurus, sementara jalur 5 untuk kereta barang. Fasilitas untuk mendukung kenyamanan penumpang di antaranya adalah toilet, mesin cetak tiket, musala, ruang tunggu, dan layanan pemesanan langsung di loket.

Tentang Lin Yogyakarta Yang Melintasi

  • Sejarah

Kereta ini disebut juga dengan KRL Joglo. Rute perjalanan kereta yaitu Yogyakarta-Solo. Ada tiga stasiun terminus yakni Yogyakarta, Solo Balapan, dan Palur. Elektrifikasi jalur dimulai sejak 2020 dan terus berlanjut hingga tahun 2021. Stasiun Palur adalah terminus terakhir dari program elektrifikasi untuk saat ini.

  • Rute dan Jadwal

Rute kereta yang melalui Stasiun Ceper adalah KRL Jogja-Solo dan Jogja-Palur. Jadwal keberangkatan kereta dimulai pada pukul 05.05 keberangkatan dari Solo Balapan, dan diperkirakan tiba di Jogja pukul 06.14.

Kereta berangkat kira-kira setiap satu jam sampai kereta terakhir. Informasi lengkap mengenai jadwal KRL bisa disimak di aplikasi KRL Access.

  • Tarif

Harga tiket untuk KRL Joglo dipatok sebesar Rp8.000. Pemesanan tiket dapat dilakukan di stasiun. Bisa juga dilakukan melalui aplikasi KAI Access yang diinstall di ponsel pintar.

Stasiun ini memiliki nilai sejarah dalam dunia perkeretaapian Indonesia. Stasiun ini masuk situs bersejarah versi KAI. Hal tersebut dinilai dari bangunannya yang masih terjaga dengan bangunan peninggalan Belanda.

Written by Faozan Ahmed

Leave a Reply

11 Rekomendasi Hotel di Bandung Raya, Dekat dengan Lokasi Wisata

Stasiun Cikudapateuh Memiliki Sejarah Yang Panjang