{"id":5132,"date":"2022-10-28T10:55:40","date_gmt":"2022-10-28T03:55:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/?p=5132"},"modified":"2022-10-28T10:55:40","modified_gmt":"2022-10-28T03:55:40","slug":"pantai-minang-rua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/pantai-minang-rua\/","title":{"rendered":"Wisata Laut, Penyu, Hingga Goa Kelelawar di Pantai Minang Rua"},"content":{"rendered":"<p>Lampung punya banyak destinasi pantai yang eksotis dan mengagumkan. Di Pantai Minang Rua, misalnya, kamu bisa menyaksikan sajian pantai indah berpasir putih dengan warna air laut yang bergradasi yang memanjakan mata.<\/p>\n<p>Keindahan Pantai Minang Rua bisa beradu dengan pantai-pantai yang ada di daerah lain seperti Lombok dan Bali, yang lebih dulu terkenal karena eksotisme pantainya.<\/p>\n<p>Pantai Minang Rua yang berlokasi di Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan ini menawarkan banyak pilihan berwisata yang mengasyikkan dalam satu kawasan. Mari kita kupas keunikan satu per-satu untuk tahu detailnya.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Wisata Pantai <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Daya tarik utama dari Pantai Minang Rua tentu saja adalah pantainya. Pantai Minang Rua terkenal sebagai pantai berpasir putih. Warna air lautnya pun memikat, bergradasi. Paduan antara warna hijau dan biru yang membuat orang langsung terpikat hanya dengan memandangnya dari kejauhan.<\/p>\n<p>Keindahan tersebut akan semakin tampak saat kamu sampai. Kamu akan melihat gugusan bukit kehijauan, mendengar debur ombak, juga melihat garis pantai yang memanjang. Kamu bisa mulai berenang dan merasakan sejuknya air laut. Pesonanya bisa membuat segala penat di tubuh kamu lenyap.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>Green Canyon<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Satu area menarik lainnya di Pantai Minang Rua adalah \u201cGreen Canyon\u201d. Disebut begitu mungkin karena kemiripannya dengan Green Canyon yang di Pangandaran Jawa Barat, yakni berupa aliran air yang diapit dua bukit bebatuan. Green Canyon yang ada di sini memang berwarna hijau, dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Di satu titik terdapat sebuah tali yang terikat di sebuah pohon, yang biasa digunakan pengunjung untuk berayunan dan melompat ke air. Alangkah menyenangkan bila kamu bisa melakukannya bersama kawan dan kerabat.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>Penangkaran Penyu<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Hal unik dari Pantai Minang Rua adalah lokasinya yang kerap dijadikan sebagai jalur migrasi bagi kawanan penyu yang akan bertelur. Penyu-penyu akan datang pada suatu waktu, dan menanam telurnya di sekitar pantai. Untuk mengantisipasi berkurangnya populasi penyu karena perburuan ilegal, pengelola menyimpan telur-telur tersebut di sebuah penangkarang.<\/p>\n<p>Kamu bisa menanyakan di mana lokasi penangkaran tersebut. Jika beruntung, kamu bisa turut serta dalam pelepasliaran telur-telur penyu yang sudah menetas.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Isu yang sering muncul di sebagian tempat wisata adalah rendahnya pengelolaan dan kelestarian alam. Nah, Pantai Minang Rua sendiri dikelola oleh Pokdarwis, sejenis kelompok swadaya masyarakat yang memiliki kepengurusan dan berperang sebagai penggerak terciptanya iklim yang sehat.<\/p>\n<p>Kehadiran Pokdarwis sangat penting, misalnya, dalam masalah kelestarian alam dan keragaman hayati. Tindak nyata yang dilakukan Pokdarwis di Pantai Minang Rua salah satunya tindakan penyelamatan populasi penyu.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong>Goa Lalay<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Di satu bagian pantai, terdapat sebuah goa bisa kamu kunjungi. Sayangnya, kamu hanya bisa mengunjunginya dari luar karena di dalamnya masih dipenuhi oleh banyak kelelawar.<\/p>\n<p>Akses jalan menuju Pantai Minang Rua sudah terbuka. Dari Pelabuhan Bakauheni jaraknya hanya 6 km, dan jika bertolak dari Bandar Lampung jaraknya 92 km, dengan estimasi perjalanan 1,5 jam. Kamu cuma perlu berhati-hati dalam perjalananmu menggunakan roda dua ataupun roda empat karena akan menemukan medan jalan yang sempit, cukup terjal. Dibutuhkan pengemudi yang punya kemahiran mengemudi, dan kendaraan yang cukup prima untuk melewatinya.<\/p>\n<p>Namun semua lama perjalanan itu akan terbayar lunas saat kamu tiba di Pantai Minang Rua. Tiket masuknya sangat ramah di kantong. Biaya tambahan untuk pengunjung yang membawa kendaraan.<\/p>\n<p>Seperti pada tempat lainnya, kamu lebih baik mengunjungi Pantai Minang Rua pada musim panas. Jadi kamu bisa berwisata bebas tanpa takut fotomu akan berganti dengan latar laut dan langit yang gelap karena hujan.<\/p>\n<p>Bagaimana? Sudah mulai tertarik untuk menikmati sensai pantai indah nan asri di Pantai Minang Rua?<\/p>\n<p>Kalau ya, rencanakan perjalanamu jauh-jauh hari untuk menemukan waktu yang tepat untuk berkunjung. Cek <a href=\"http:\/\/www.hotelmurah.com\">disini<\/a> untuk mendapatkan penginapan\u00a0di sekitar destinasi wisata tujuanmu.<\/p>\n<p>Kalau kamu masih penasaran tentang tempat-tempat wisata, kamu bisa juga kunjungi <a href=\"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/\">hotelmurah.com<\/a> untuk daftar tujuan wisata rekomendasi terbaik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung punya banyak destinasi pantai yang eksotis dan mengagumkan. Di Pantai Minang Rua, misalnya, kamu bisa menyaksikan sajian pantai indah berpasir putih dengan warna air laut yang bergradasi yang memanjakan mata. Keindahan Pantai Minang Rua bisa beradu dengan pantai-pantai yang ada di daerah lain seperti Lombok dan Bali, yang lebih dulu terkenal karena eksotisme pantainya. [&hellip;] <a class=\"g1-link g1-link-more\" href=\"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/pantai-minang-rua\/\">More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":41,"featured_media":5134,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[262],"tags":[603,587,604],"class_list":["post-5132","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-wisata-lampung","tag-pantai-minang-rua","tag-wisata-lampung","tag-wisata-pantai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5132","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/users\/41"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5132"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5132\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5136,"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5132\/revisions\/5136"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5134"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5132"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5132"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hotelmurah.com\/ceritawisata\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5132"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}